Together, we can pound the world!

Peach & Strawberry Yoghurt Parfaits by happy homebakerPeach & Strawberry Yoghurt Parfaits by happy homebaker

Saya yakin beberapa diantara anda menyukai yoghurt, si susu fermentasi berasa asam yang memiliki khasiat baik untuk tubuh: mulai dari memperlancar masalah pencernaan, menurunkan berat badan (ada yang sedang diet? ;) ), juga menurunkan kadar kolesterol dalam darah jika diminum secara teratur

Ada banyak yoghurt yang dijual di luar sana. Berbagai merek tersedia dalam berbagai range harga. Namun pernahkah terpikir oleh anda untuk membuat yoghurt sendiri? Terlepas dari isu zat aditif yang digunakan oleh produsen untuk membuat produk mereka tahan dalam mengarungi mata rantai distribusi, memasak bagi sebagian orang adalah kegiatan yang menyenangkan kan? ;)

Beruntungnya, saya mendapatkan tips ini dari seseorang yang kompeten. Tidak lain dan tidak bukan adalah Kakak saya sendiri :) Beliau adalah lulusan pendidikan kimia Universitas Pendidikan Indonesia, merangkap Mahasiswa teknologi pangan Universitas Padjajaran semester 6, juga pembicara produk dari salah satu perusahaan makanan kesehatan besar di Indonesia, yang juga hobi membuat yoghurt :D selalu ada yoghurt buatan beliau di kulkas rumah kami :D

Caranya ternyata sederhana saja:

  1. Sediakan susu murni segar. Susu murni segar y, BUKAN susu dalam kemasan bebentuk bubuk, kental manis atau yang sudah di kemas dalam kotak karton. Alasannya?  Tidak efisien. Saran: coba beli langsung ke peternak sapi perah atau koperasi peternak susu. Bisa dicari di lembang atau di kandang sapi perah peternakan UNPAD. Alamat kontaknya silahkan di googling saja y :)
  2. Pasteurisasi / Sterilkan susu tersebut. Caranya, panaskan susu tersebut hingga suhu 73 derajat celcius selama 15 menit. Gunakan panci, kompor dan termometer dalam langkah ini.
    Pasteurisasi yoghut. Di panaskan dalam suhu 73 derajat celcius selama 15 menitPasteurisasi yoghut. Di panaskan dalam suhu 73 derajat celcius selama 15 menit

  3. Sekarang tahapan kulturisasi, atau dalam bahasa sederhananya: Masukkan bibit yoghurtnya. Yang dimaksud dengan bibit yoghurt disini ya yoghurt yang sudah jadi. Kombinasinya: Bibit yoghurt 5% dari jumlah susu. Jadi jika susu  yang anda mau jadikan yoghurt adalah satu liter, masukkan 0.05 liter yoghurt yang sudah jadi kedalam susu yang sudah di pasteurisasi tersebut. Dapat yoghurt yang sudah jadi dimana? Anda bisa meluncur ke minimarket terdekat :)
    Kotak inkubasi yoghurt. Buat dari kardus yang dillubangi, lalu di pasang bohlam. As easy as that :DKotak inkubasi yoghurt. Buat dari kardus yang dillubangi, lalu di pasang bohlam. As easy as that :D

  4. Tahapan selanjutnya: Inkubasi. Hangatkah susu yang sudah dikulturkan tersebut dalam suhu 45 derajat celcius selama 8 jam. Prakteknya seperti ini: Kardus, di tempeli lampu bohlam (yang diatur agar lampu bohlam tersebut bisa dinyalakan sehingga mampu memberikan kehangatan kepada susu tersebut) lalu di beri dua lubang untuk ventilasi. Masukan susu yang sudah di kulturkan ke dalam botol atau tupperware (aduh, jadi nyebut merek :P ) lalu taruh di dalam kerdus tersebut selama 8 jam. Nyalakan lampunya selama susu berada di dalam kardus tersebut.
  5. Setelah, 8 jam? Yoghurt siap disantap! kalau kami biasa dinginkan dulu yoghurtnya di dalam kulkas agar lebih mantap
    Yoghurt segar alami siap disantap! :DYoghurt segar alami siap disantap!

Hasilnya nanti seperti ini, yoghurt dengan rasa susu yang sangat terasa.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: